“Ribuan developer bekerja keras membangun solusi digital. Kami melatih 200 ribu developer dan ini 50 persen lebih banyak dari yang ditargetkan,” kata Randy.
Google juga membuat program Bangkit kerja sama dengan startup unicorn Tanah Air seperti Tokopedia, Traveloka, Gojek. Tujuannya adalah menghasilkan tenaga teknis berkaliber tinggi bagi startup dan perusahaan teknologi kelas dunia yang ada di Indonesia.
Untuk tahap awal, Google akan membuka kesempatan bagi 200-300 peserta yang bisa diikuti oleh anak mudia usia minimal 18 tahun di seluruh Indonesia secara gratis.
Pendaftaranya sudah dibuka mulai 20 November hingga 31 Desember 2019. Pengumuman peserta akan dilakukan bulan Januari 2020, dan proses pembelajaran online akan dimulai pada 20 januari 2020.
Peserta akan menjalani masa pelatihan intensif selama enam bulan. Di akhir pekan, mereka juga akan mengikuti workshop yang dilakukan secara offline yang tersebar di empat kota, yakni Denpasar, Yogyakarta, Jakarta, dan Bandung.
Program pelatihan Bangkit periode pertama akan berakhir pada 14 Juni 2020 mendatang. Seperti dikatakan Randy, program ini sangat selektif karena tujuannya untuk meningkatkan skill developer ke level menengah ke atas.(rur)












