Sementara itu, Kabid Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (Ilmeta) Dinas Perinaker Kabupaten Tegal Irsyad mengungkap perkembangan pengembangan ekosistem industri sampai saat ini sudah pada tahap roadmap atau pemetaan. Menurut Irsyad, mewujudkan sebuah ekosistem industri otomotif diperlukannya sinergi berbagai elemen pendukung.
“Baik itu aspek pengembangan sumber daya manusia yang melibatkan civitas akademika di Tegal maupun melalui training centre, production system, maintenance tooling, laboratorium, business centre, material centre. Nantinya semua akan dapat terintegrasi dalam satu ekosistem dengan tujuan akhir membawa IKM logam Kabupaten Tegal sebagai bagian dalam rantai pasok komponen otomotif, khususnya komponen kendaraan Toyota,” jelasnya. (Oka/Dasuki)












