Sedangkan dari arah Jalan Basuki Rahmat yang mengarah ke Jalan Gubernur Suryo, petugas akan menutup total termasuk Jalan Simpang Dukuh yang mengarah ke Gubernur Suryo maupun Jalan Pemuda yang menuju ke Jalan Yos Sudarso.
Irvan menambahkan, untuk simpang Jalan Genteng kali – Jalan pahlawan – Jalan Praban akan diberlakukan sistem buka tutup dengan melihat melihat kondisi lalu lintas. Sementara itu, untuk ruas Jalan Panglima Sudirman dibuka satu jalur untuk lalu lintas normal, untuk warga yang biasanya melintas melalui Simpang Dukuh, arus akan diarahkan melalui Jalan Genteng Kali – Jalan Undaan Kulon – Jalan Ngemplak.
“Simpang Jalan Pandegiling – Jalan Urip Sumoharjo akan diberlakukan sistem buka tutup melihat kondisi lalu lintas. Itu juga akan kami terapkan pada simpang jalan Polisi Istimewa – Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Raya Darmo,” imbuh pejabat kelahiran Kediri ini.
Seperti sebelumnya, setelah parade melintas, ruas jalan akan dibuka dan sampah yang dihasilkan selama parade berlangsung saat itu juga akan dibersihkan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Irvan juga menghimbau, kepada pengunjung yang ingin menyaksikan parade diharapkan menggunakan kendaraan umum dan tidak menggunakan kendaraan pribadi. “Ini sebagai langkah antisipasi menumpuknya kendaraan warga yang parkir di sekitar jalur berlangsungnya parade, sehingga nantinya dapat menyebebakan kemaceta,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Kabid Rekayasa Lalu Lintas ini.(hdi/cn02)












