Umi mengapresiasi kerja TNI-Polri yang telah mengamankan dan mengantisipasi gangguan keamanan menjelang dan selama proses pelantikan presiden. “Tidak hanya di Jakarta, situasi keamanan di Kabupaten Tegal juga sangat kondusif. Banyaknya ucapan selamat di beranda media sosial mengindikasikan pelantikan Presiden Joko Widodo untuk periode yang kedua ini disambut baik publik masyarakat Kabupaten Tegal”, katanya.
Pasca pelantikan presiden, wakil presiden dan penetapan menteri Kabinet Kerja Jilid II Umi berharap, agar seluruh elemen masyarakat bisa benar-benar menyatu, menyengkuyung visi dan cita-cita Indonesia Maju. Terlebih Jawa Tengah, lanjut Umi, yang oleh pemerintah pusat dijadikan sebagai pilot project nasional, provinsi dengan target pertumbuhan ekonomi rata-rata diatas 7 persen. “Dengan kondisi masyarakatnya yang guyub rukun tentunya kita bisa bekerja, fokus mengejar apa yang menjadi target bersama”, ujarnya.
Umi mencontohkan, pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas kebijakan nasional yang harus didukung pemerintah daerah, masyarakat dan pelaku usaha, sehingga implementasi program seperti penuntasan anak sekolah tidak hanya diterjemahkan sebagai kewajiban Pemda saja, melainkan juga kalangan pelaku usaha melalui CSR-nya dalam bentuk beasiswa dan masyarakat yang juga harus bisa memotivasi, menciptakan iklim kondusif yang mendorong anak-anak untuk terus belajar, tidak putus sekolah.












