Pria yang juga menjabat Ketua DPRD Surabaya ini juga berjanji ke depan kolaborasi pihaknya dengan kalangan Santri akan terus dirajut.
“Kami dari DPRD Surabaya sangat terbuka untuk saran dan kritik. Sebelumnya saya juga sudah bertemu dengan GP Ansor Surabaya,” tutur mantan wartawan Tempo ini.
Awi menambahkan antara kaum Santri dan Nasionalis ini juga sudah semakin tidak terlihat perbedaan. Baik Santri dan kaum Nasionalis memiliki visi dan misi yang sama tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Sekarang ini juga sudah semakin banyak kaum Nasionalis yang menjadi pengurus baik di masjid dan mushalla,” imbuhnya.(hdi/cn02)












