“Faktanya, sudah ada beberapa yang mengembalikan keteman-teman (Setwan),” katanya
Ia juga menambahkan, saat pengembalian mobil dinas, Setwan bersama Bagian Pelayanan Pengadan dan Pengelolaan Aset kota Surabaya akan mengecek kondisinya. Jika rusak harus diperbaiki.
“Karena saat dikembalikan kondisinya baik, jenis tak berubah, termasuk jumlahnya. Tapi kalau rusaknya kecil-kecil , kan ada biaya pemeliharaan,” tandas Mantan Asisten I Sekota Surabaya
Namun sayangnya, Hadi mengaku tidak hafal berapa jumlah mobil dinas yang digunakan kalangan dewan.
Tetapi, ia memastikan, jumlah mobil operasional yang dipakai kalangan dewan mengacu pada aturan yang ada.
“Kalau dapat berapanya, kita mengacu pada PP 18 tahun 2017,” tegasnya












