Cakrawala EkonomiCakrawala Jatim

Genjot Jumlah Wisman, ASITA berharap ada Direct Flight dari Kota Selain Surabaya

×

Genjot Jumlah Wisman, ASITA berharap ada Direct Flight dari Kota Selain Surabaya

Sebarkan artikel ini
Sejumlah pemudik antre memasuki terminal keberangkatan 1 B bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (14/7). H-3 Lebaran, arus mudik melalui bandara Soekarno Hatta mulai menunjukkan peningkatan, dan diprediksi akan mencapai puncaknya pada H-2 dan H-1. ANTARA FOTO/Lucky R./Rei/ama/15.

Arifudinsyah menambahkan, jika dibuka rute penerbangan internasional langsung ke Banyuwangi dan Sumenep, maka kemungkinan angka kunjungan wisman ke Jawa Timur pun dapat meningkat. Pasalnya, sektor pariwisata di Jatim masih mengandalkan turis asing. Seperti diketahui, meskipun harga tiket pesawat untuk rute-rute domestik sudah mulai turun, ternyata masih belum bisa menggenjot kunjungan wisatawan ke Jawa Timur.

Apalagi ketika harga tiket pesawat melambung cukup tinggi beberapa waktu lalu, rupanya industri pariwisata di Jatim pun sangat terpengaruh. “Penurunannya sampai 50 persen,” ujarnya. Di sisi lain, harga tiket pesawat untuk rute internasional atau ke luar negeri justru relatif murah dan stabil.

Oleh sebab itu, Arifudinsyah berpendapat bahwa pemerintah dan para pelaku industri pariwisata seharusnya mampu memanfaatkan celah tersebut. “Kami juga sedang menyiapkan Banyuwangi untuk menjadi pintu masuk ke Jatim lewat penerbangan Kuala Lumpur-Banyuwangi,” bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *