Rencananya, kegiatan digelar selama tiga hari sejak tanggal 16 – 18 Juli 2019. Mereka akan disuguhkan beragam teori dan praktek tentang kebangsaan dan bela negara. Antara lain teori tentang mengenal jati diri bangsa, anti radikalisme dan narkoba, serta mitigasi bencana.
Sedangkan untuk pelatihan atau praktek, para peserta MPLS akan mengikuti sea outbound, latihan SAR, latihan renang, latihan selam dasar, dan juga latihan membalikkan perahu karet, games interaktif, serta ship tour.
Peserta juga dikenalkan dengan tradisi yang ada di TNI Angkatan Laut salah satunya dengan pelaksanaan tradisi api unggun. Dalam kegiatan itu, dilaksanakan prosesi merah putih serta pemutaran film motivasi yang bertujuan untuk membina karakter seluruh peserta untuk lebih cinta tanah air dan bela negara.












