Solihah mengaku, usai terdengar suara kaca pecah, pandangannya gelap.
“Kaget saya, nggak tahu saya. Peteng (gelap pandangan). Sakit sekali,” kata Solihah yang matanya terlihat bengkak.
Awalnya penyebab insiden ini dikira lemparan batu atau bola sepak. Namun setelah kejadian, ditemukan proyektil puluru berukuran 5 sentimeter di sekitar meja ruang tamu.
Belum dipastikan muasal proyektil yang ditemukan. Menurut Ahmad, pada jarak 5 kilometer dari rumahnya terdapat lokasi latihan marinir.












