Di TPA benowo menurutnya, pengelolaannnya cukup baik selain masalah perizinan juga tak ada masalah. Itu dibuktikan dengan tak ada bau, menunjukkan pengelolaannya rapi.
Sudirman mengungkapkan, melalui konversi sampah menjadi energi listrik ini diharapkan ada diversifikasi ebergi primer yang dulu sangat bergantung pada fosil atau minyak, kedepan mulai ada diversifikasi beralih ke energi matahari, aingin, air dan sampah.
“Dengan sampah yang banyak di Kota Besar, artinya potensi energi primer untuk listrik makin besar juga,” kata Mantan Direktur PT Pindad.
Kemudian, dari segi lingkungan, sampah yang terbuang memang akan lebih baik dikonversi menjadi pasokan energi. Nilai positif lain menurut Sudirman, adalah dari sisi elektrifikasi nasional. Semakin banyak sampah yang diolah akan meningkatkan elektrifikasi.












