“Kita selama ini mau bekerjasama dan aktif sinergi dengan kepolisian untuk menjaga kondusifitas Surabaya terutama dalam membatasi pergerakan ideologi ideologi atau paham paham yang potensial untuk mengarah kepada disintegrasi mengarah kepada perpecahan antar umat dan antar warga dengan berkembangnya hidup ideologi radikal, kita berharap ini bisa mengembangkan satu pemahaman karakter masyarakat yang kondusif yang damai dalam keragaman ,”ujarnya.
NU Kota Surabaya juga menyatakan siap merangkai kerjasama dengan Polrestabes Surabaya untuk sama-sama menjaga Surabaya, termasuk kondisi pasca pemilu yang memang sangat rentan terhadap disintegrasi terutama karena bumbu-bumbu simbol-simbol agama yang sangat sensitif.
“Maka kita sebagai ormas keagamaan juga ikut untuk mendinginkan suasana setelah Pemilu ini supaya masyarakat bisa menerima hasil nya karena itu proses demokrasi pasti ada yang menang ada yang kalah sekiranya ada yang tidak puas karena menempuh bukan pelanggaran seharusnya dilakukan upaya-upaya yang konstitusional jangan sampai ada gerakan-gerakan massa,“ tambahnya. (wan/jnr/mad)












