Sidoarjo, cakrawalanews.co – Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPT PATPH) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur mengembangkan buah melon varietas Golden Langkawi dengan model pengairan tetes, sehingga menghemat biaya irigasi dan mengurangi penggunaan pestisida.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Hadir Sulistyo, di Sidoarjo Rabu, mengatakan dengan irigasi model tetes akan mengurangi biaya tenaga kerja untuk melakukan penyiraman.
“Pada “screen house” seluas kurang lebih 3.200 meter persegi mampu ditanami sebanyak 3.412 tanaman buah melon,” katanya di sela kegiatan panen buah melon bersama dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, di Lebo Sidoarjo, Jawa Timur.












