Jumlah peserta melampaui target, yang semula dibatasi hanya maksimal 80 team, ternyata tidak bisa dibendung hingga mencapai 129 team, sayang sekali yang semula Provinsi Gorotalo akan ikut serta namun karena sesuatu hal mereka hanya hadir saja tetapi tidak ikut bertanding. Jumlah peserta secara keseluruhan berjumlah 1.338 orang atlet. Jumlah sebanyak ini tentunya belum real, sebab jumlah tersebut belum terhitung jumlah pelatih dan official pendamping. Luar biasanya, cabang olahraga cheerleading ini selalu tidak lepas dari keikutsertaan orang tua atlet untuk mendampingi dan memberi motivasi serta spirit kemenangan sekaligus melihat kemampuan anak-anaknya.
Pada kejurnas Cheerleading kali ini melibatkan Wasit/juri sebanyak 8 personil, 5 org dari Asia Tenggara (Singapura, Philipina, Thailand, Malaysia, dan Jepang) dan 3 org Juri Nasional dari Jakarta dan dibantu 15 org Juri Provinsi.
Supratomo juga merasa sangat bangga, bahwa FCSI Jawa Timur sebagai penyelenggara dan tuan tumah Kejurnas Cheerleading Tahun 2019 telah ditunjuk pula oleh Pengurus Besar FCSI untuk memperkuat Tim Cheerleading Indonesia berlaga di Osaka Jepang pada bulan Nopember 2019.(jnr/wan)












