Tri Wahyuningsih menambahkan, melalui workshop tersebut para peserta akan memiliki pengetahuan yang lebih dalam mengenai revolusi industri 4.0 dan IoT sehingga membuka wawasan mereka terhadap masalah teknologi di masa depan. Harapannya, wawasan baru itu akan mendorong mereka untuk berkarya di bidang teknologi IoT yang belum banyak dieksplorasi dan bisa memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
Malang terpilih sebagai kota kedua penyelenggaraan Youth Town Hall setelah sebelumnya digelar di Banda Aceh pada 18 Maret lalu. Kota Malang menjadi salah satu tempat penyelenggaraan acara ini dengan pertimbangan potensi dan antusiasme mahasiswa Kota Malang terhadap perkembangan dunia digital.
Mahasiswa dan anak muda Malang tidak sedikit yang telah memanfaatkan sarana digital untuk mengembangkan bisnisnya. Acara ini diikuti sekitar 300 peserta mahasiswa dari berbagai kampus di Malang dan kota-kota lain di sekitar Malang. Ke depannya juga akan diadakan acara Town Hall dengan skala lebih kecil di Makassar – Sulawesi Selatan dan Surabaya, mengingat jumlah siswa XL Future Leaders dan antusiasme mahasiswa disana juga banyak yang mendaftar.(rur)












