Dengan konsep ini diharapkan adanya peningkatan jumlah penumpang angkutan kereta api, optimalisasi aset dan pertumbuhan kota yang berkelanjutan.
Aloysius Guntur, Vice President New Business Cooperation PT KAI menyampaikan bahwa sebagai tindak lanjut MoU, PT KAI berencana mengirimkan sekitar 40 orang pegawainya tahun ini untuk pelatihan manajemen aset dan high speed train, yang akan dimulai bulan Juni mendatang.
Peningkatan kapasitas manajerial SDM tersebut diharapkan dapat meningkatkan tata kelola dan optimalisasi aset serta menghasilkan pelayanan terbaik PT KAI bagi masyarakat Indonesia.
FS/Kereta Api Italia berdiri tahun 1905, merupakan operator kereta api kedua tertua di Eropa yang memiliki pengalaman terpercaya dalam pengelolaan administratif dan operasional kereta antar-kota dan antar-negara. FS juga mengoperasikan kereta cepat/high speed train, mengembangkan sistem tata kelola stasiun, danM manajemen aset lainnya. (ant/wan)












