“Warga Muslimat NU, jadilah peneduh bangsa dengan apa yang telah dilakukan seperti istighosah dan tahlil demi untuk mendoakan pemimpin dan bangsa, terutama saat pileg dan pilpres bisa berjalan aman dan damai” tutur Bunda Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU.
Di depan jamaah ibu-ibu berseragam hijau Muslimat, sama yang dipakainya, Perempuan nomor satu di Jatim ini memberikan apresiasi rasa bangganya terhadap warga Muslimat NU yang ikhlas bersama organisasi yang berafiliasi dalam badan otonomi (Banon) Nahdlatul Ulama, seraya mengingatkan untuk selalu mengikuti para ulama, dan menjaga persatuan.
Diingatkan, untuk diwaspadai sekarang ini yaitu meluasnya hoaks dan ujaran kebencian yang juga menjadi keprihatinan para kyai dan ulama di Jatim. Hoaks ini akan mengganggu proses integrasi bangsa sehingga menjadi tanggung jawab bersama, maka PP Muslimat NU mengadakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Kominfo RI yang isinya selain gerakan anti hoaks seperti yang sudah dideklarasikan namun juga pembelajaran agar warga Muslimat tidak gagap teknologi.












