Dalam kerjasama bidang kebudayaan itu, pihaknya ingin mengangkat budaya Jatim khususnya di Eropa Timur dan Eropa Tengah. “Selama ini Eropa Timur dan Tengah ini kan sangat tertutup (dengan budaya asing, red). Mereka biasa kacamatanya ke Eropa Barat. Sekarang kami coba kenalkan ke sana,” ujarnya.
Pengenalan budaya itu, lanjut dia, bisa berupa tari-tarian ataupun hasil karya dari Jawa Timur. “Indonesia ini kan banyak ada budayanya. Salah satunya Jawa Timur yang kita kerjasamakan terlebih dahulu,” tuturnya.
Menurutnya, banyak tari-tarian dan kerajinan batik yang bisa dipamerkan dan dipasarkan di Eropa Timur. “Batik saja di Jatim banyak macamnya. Ada batik Madura dan banyak lagi. Untuk budaya juga Reyog Ponorogo bisa kita bawa kesana,” ungkapnya.












