Amblesnya Jalan Raya Gubeng, lanjut Luki, juga disebabkan beberapa faktor lainnya, seperti beban dinamis kendaraan yang melintas setiap hari dijalan tersebut. Dan juga faktor existing air tanah yang tinggi dapat mengurangi stabilitas dinding penahan tanah.
“Dari faktor tersebut stabilitas dinding penahan tanah di Jalan Raya Gubeng mengalami kelongsoran,” imbuhnya.
Luki juga menjelaskan, proses pengerjaan proyek basement milik PT Saputra Karya ini dimulai dari perencanaan proyek pada tahun 2012 dan pengerjaan mulai tahun 2013.












