Drajat Irawan menambahkan bahwa, transaksi-transaksi melalui digital juga cukup signifikan, walaupun transaksi offline masih jauh lebih besar.
“Yang menarik adalah Jawa Timur akan mengkonsistenkan market place untuk memasarkan produk-produk lokal dan juga terhadap ketersediaan bahan baku,” ujarnya.
Kehadiran teknologi digital ini diharapkan dapat mendorong transaksi perdagangan dan mendorong tumbuhnya industri-industri baru maupun penguatan industri yang sudah ada.(rur)












