“Desa yang infrastrukturnya belum tuntas, saya berharap bersama dengan Pemkab Lumajang melakukan sinergitas, sehingga harapan saya dua tahun ke depan semua kebutuhan infrastruktur di tingkat desa maupun kabupaten dapat tuntas,” katanya.
Sementara Koordinator Konsultan pendamping Wilayah IV Provinsi Jawa Timur Miftahul Munir mengatakan bahwa program itu merupakan program yang sederhana dan ditawarkan oleh Kementerian desa yang bertujuan agar pengelolaan dana desa berjalan efektif dan bermanfaat bagi masyarakat desa.
“Diharapkan agar inovasi itu muncul dari pemerintah desa yang ada di Kabupaten Lumajang,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lumajang Patria Dwi Hastiadi mengatakan kegiatan itu merupakan momen awal dalam meningkatkan pengelolaan dana desa dan kesejahteraan masyarakat melalui wadah program inovasi desa/ bursa inovasi desa yang disinergitaskan dengan program Pemkab Lumajang untuk lima tahun ke depan.












