Jika tol Wilangan-Kertosono sudah diresmikan, lanjut Gatot, maka pada akhir tahun 2018, tol Jakarta akan tembus ke Surabaya. Bahkan, mungkin sampai ke Probolinggo. “Dulu Solo-Ngawi, segmennya Sragen-Ngawi, sekarang ruasnya Ngawi-Kertosono. Setelah Ngawi-Wilangan, kini menunggu Wilangan-Kertosono dioperasionalkan,” ujarnya.
Selain Wilangan-Kertosono, pada akhir Desember juga akan diresmikan tol Porong-Gempol 9 Km. Kemudian, Gempol-Pasuruan seksi 3 (13,65) Km, dan Pasuruan-Probolinggo seksi 1-3, Grati-Probolinggo Timur 31,3 Km.
“Intinya tol-tol itu siap dioperasionalkan. Sekalipun di Sragen-Ngawi, memang ada IC yang belum siap dan mengandalkan main road saja, barangkali kalau ada ketidaksiapan di antara tengah-tengah ruas itu, mungkin diloncati, maksudnya exitnya tidak exitnya di situ kendaraan,” ungkapnya.












