Dia mengatakan, Jatim juga menjadi satu-satunya daerah yang sudah memiliki jaringan pipa gas, sehingga 100 persen hasil gas bumi yang diproduksi Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) bisa langsung disalurkan dan digunakan oleh industri pupuk, listrik serta industri komersial dan rumah tangga di wilayah itu.
“Potensi ini berbeda dengan daerah lain yang gasnya dijual keluar karena belum ada infrastruktur jaringan gasnya,” kata Bayu, dalam kegiatan Silahturahmi dengan pemangku kepentingan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Surabaya.
Meski demikian, kata Bayu secara riil di lapangan tidak semua cadangan gas ayang bisa dieksploitasi.
Kepala SKK Migas Jabanusa, Ali Masyhar mengatakan di wilayahnya PC Ketapang II Ltd termasuk tiga besar penghasil minyak bumi di Jatim dengan produksi minyak mentah 14.000 Barrel of Day (BoD) dan gas sekitar 30 juta kaki kubik (MMCFD).












