Fian menambahkan dalam kegiatan lomba membuat pakaian daur ulang dengan menggunakan kemasan produk Kukis Kokola Halal juga diramaikan oleh para wali murid yang juga berpakaian daur ulang, dengan tujuan memberi edukasi sejak dini kepada khalayak mengenai makanan yang halal, aman, sehat serta mengugah semangat untuk mengurangi polusi sampah.
“Kegiatan ini sebagai bentuk dari komitmen Kokola Group yang senantiasa berbagi kebahagiaan dan kenikmatan “Sharing Happylicious” kepada masyarakat Indonesia dan juga upaya terus mensosialisasikan makanan halal kepada generasi penerus bangsa,” jelasnya.
Sedangkan berbagai kegiatan digelar seperti lomba kostum perjuangan, lomba kolase biskuit, lomba mewarnai, pameran karya ilmiah, pameran perjuangan dan yang paling menarik disini adalah lomba makan malkist oles Kokola secara estafet serta lomba fashion pakaian daur ulang. Yang diikuti oleh ratusan murid sekolah dasar dari kelas 1 hingga 6 SD.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan rasa hormat terhadap jasa para pejuang terutama kepada pahlawan-pahlawan arek-arek Suroboyo yang sedang berjuang melawan penjajah tepat di 10 November 1945.
“Penilaian dalam perlombaan ini dilihat hasil kostum daur ulang yang paling rapi, bagus dan paling kreatif. Pemenangnya akan mendapatkan trophy dan bingkisan perjuangan dari Biskuit Kokola,” ujarnya.












