“Saya tak hanya sekadar bernyanyi lagu dangdut kontemporer yang disukai, seperti dangdut koplo. Saya mencari karya yang bisa dikenang. Saya juga mencari jati diri lewat dangdut original, dan masyarakat Jatim bisa menerima itu,” ungkapnya saat dijumpai di LTC co working space Kendangsari, Surabaya, Kamis (1/11/18) kemarin.
“Dan saya yakin di Surabaya saya tetap bisa punya masa depan karir yang tak kalah bagusnya dibanding ketika masih di Jakarta,” tegasnya lagi.
Keyakinan Ayu pun terwujud. Meski tak lagi tinggal di Jakarta, keseharian perempuan kelahiran 23 Juli 1993 ini tak pernah sepi dari jadwal mengisi panggung demi panggung.













