“Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses tersebut. Salah satunya dengan memfasilitasi pembangunan jamban,” jelas Prof Dr Budi Santoso, Senin (29/10/18) kemarin.
Rencananya akan dibangun 340 jamban di 13 Keluruhan di Surabaya. Dari angka tersebut sebagaian juga akan ditambahkan dengan pembangunan septic tank.
Di hari terakhir kegiatan dies natalis bakal disemarakkan oleh Karnaval dan Pasar Rakyat. Digelar di halaman kampus A Unair, Karnaval mengusung tema Warna Warni Nusantara sementara Pasar Rakyat bakal dihiasi sejumlah stan-stan “Kuliner Tjap Soerabaja.” (rur)












