Ia menjelaskan panitia terus berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti dari TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. “Semuanya mendukung dan siap untuk menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Reza menuturkan pihaknya juga mengundang sejumlah tokoh dari kalangan birokrat maupun tokoh ormas, seperti Gubernur Jatim, Gubernur Jatim terpilih hingga Presiden, Joko Widodo. “Kami pastiikan tidak ada bendera yang berkibar selain bendera Nahdatul Ulama (NU) dan juga bendera merah putih. Kalaupun nantinya ada, mekanismenya akan kami serahkan kepada petugas yang berwajib,” terangnya.












