Hasan Aminuddin dalam amanatnya mengatakan peringatan Hari Santri Nasional merupakan apresiasi bagi perjuangan kaum santri yang secara nyata memberikan andil besar bagi terbentuk dan terjaganya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Oleh karena itu, peringatan Hari Santri Nasional harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran, dan berkeadilan.
Lebih lanjut Hasan Aminuddin menjelaskan, penetapan Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober merupakan babak baru dalam sejarah umat Islam di lndonesia sebagai wujud relasi harmoni antara pemerintah dan umat Islam, khususnya bagi kalangan kaum santri.












