Hal ini terihat dari seragam yang mereka kenakan. Menurut Buwas, seragam tersebut hanya mirip seragam pramuka. Tapi tidak ada tanda-tanda kemahiran khusus maupun kemahiran umum pada seragam anak-anak di dalam video viral tersebut.
“Juga tidak ada badge (lencana) Kwarda ya, tidak ada wilayah kwarda. Ini yang harus kita pahami. Terus nomor induk juga tidak pakai, tidak ada,” ungkap mantan Kepala BNN ini.
Ciri lain yang menunjukan kelompok anak tersebut bukan bagian dari Pramuka adalah, anak-anak tersebut juga tidak memakai tutup kepala sebagaimana mestinya ketika ada kegiatan pramuka. Kemudian, juga tidak ditemukan logo boy scout pada seragam mereka.
Selain itu, timnya yang terjun ke lapangan langsung juga tidak menemukan adanya orang dewasa atau pembina pramuka dari video viral tersebut.
“Maka kalau kita lihat dari itu keseluruhannya, mereka memang bukan pramuka. Hanya seragamnya yang digunakan mirip seragam pramuka. Jadi sekali lagi dari hal ini perlu saya luruskan,” ujar Buwas.












