bahwa keberhasilan tersebut, lanjut Tantri, tak lepas dari peranan masyarakat dan pemerintah daerah yang sangat peduli dan tanggap terhadap bencana. Kerja keras siaga bencana itulah yang akhirnya berbuah prestasi.
“Desa Ledokombo menang menjadi kawasan rawan bencana alam. Kemudian ada kerja keras dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, hal ini kiranya yang menjadi perhatian lebih tim penilai dari Provinsi Jawa Timur,”
“Tiga tahun terkahir kami sudah meraihnya, yang awalnya hanya tingkat pratama, madya dan akhirnya mencapai tingkat utama. Prestasi ini bakal mengantarkan Kabupaten Probolinggo mewakili kabupaten dan kota di Jawa Timur, untuk penilaian di tingkat Nasional,” tutup Bupati perempuan pertama kabupaten Probolinggo tersebut.












