Desa Grajagan terletak di ujung selatan Banyuwangi atau sekitar tiga jam dari pusat kota yang memiliki potensi bencana tsunami karena lokasinya berada di pinggir pantai yang berberhadapan langsung dengan Samudara Indonesia.
Saat ini, kata dia, Desa Grajagan telah terbentuk lembaga dan regulasi penanganan bencana, antara lain adanya relawan bencana yang terdiri atas warga setempat serta Forum Pengurangan Risiko Bencana yang beranggotakan tokoh-tokoh masyarakat.
“Kami bahkan telah memiliki tata tertib rutin maupun insidentil untuk penanganan bencana. Desanya juga memiliki perencanaan dan penganggaran untuk menghadapi potensi bencana,” ucapnya.












