Melihat semangat anak-anak menyambut kedatangan Mobil KaCa, Uci Uzila, salah seorang mahasiswa Kesos UMM yang turut terjun dalam program ini mengaku semakin bersemangat untuk terus memperluas gema cinta literasi di masyarakat.
“Konsep mobil kaca ini memahamkan kami bahwa belajar tidak terpaku dengan ruang saja, namun bisa di tempat terbuka dengan kelas sederhana. Ini membuat kami yakin bahwa untuk memperluas wawasan masyarakat dapat dilakukan dengan mudah dan tidak terbatas oleh ruang dan waktu,” pungkasnya.
Sebelumnya Mobil KaCa UMM juga telah melakukan edukasi bagi siswa-siswi SD hingga SMA di berbagai lokasi, termasuk program menghilangkan trauma siswa-siswi kelas IV dan V SD di Kecamatan Ngantang yang menjadi korban letusan Gunung Kelud beberapa tahun lalu.(ant)












