“Iya, untuk surat yang turun memang sebatas pemindahan tugas, bukan pembebasan tugas atau dipecat, karena kita akan melakukan pembinaan pada yang bersangkutan, dan kita tetap akan lakukan sesuai prosedur,” jelas Maskur.
Diketahui, dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI, Sabtu (18/8/2108) kota Probolinggo menggelar pawai untuk TK dan Paud seluruh kota Probolinggo. Sempat ramai, pasalnya salah satu pengguna media sosial facebook mengunggah video peserta pawai yang menggunakan cadar dan membawa replika senjata. Sontak video tersebut viral, tidak hanya menjadi sorotan nasional, bahkan media asing Inggris dan Singapura turut ambil bagian dalam pemberitaan. Berikut media asing yang turut mewartakan yang di kutip dari Republika.co.id
The Guardian, dengan judul “Kindergarten dresses children as jihadis for parade in Indonesia.” The Guardian Independent, “Kindergarten apologises after children dressed in ISIS-style costumes for Indonesia parade.”
Media Singapura, “Kindergarten in Indonesia dresses children in ISIS style outfits for parade, sparks backlash,” tulis Straits Times, Senin (20/8/2018). (mj)












