Dikarenakan event mlaku-mlaku nang tunjungan sering diadakan, Antiek mengaku jumlah pengunjung dan transaksi terus mengalami kenaikan. “Per Juli 2018, jumlah pengunjung hampir 100 ribu orang sedangkan transaksi mencapai Rp 500 juta. Kalau bulan ini kami target lebih dari itu,” tegasnya.
Disampaikan Antiek, tujuan diadakannya acara ini karena Pemkot Surabaya ingin meningkatkan destinasi wisata sekaligus perekonomian pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) serta menghidupkan jalan Tunjungan.
“Ini menjadi tujuan wisata bagi warga Surabaya dan mereka yang berasal dari luar Surabaya,” imbuh mantan kepala dinas komunikasi dan informatika tersebut.












