Ia menjelaskan, forum strategis yang diusulkan dapat menjadi wadah dialog produktif lintas sektor, termasuk akademisi, praktisi, pemerintah, hingga generasi muda.
“Kami punya niat untuk bisa menyelenggarakan pertemuan-pertemuan atau dialog-dialog yang produktif, yang konstruktif,” ujarnya.
Selain itu, forum tersebut juga diarahkan untuk menghasilkan policy paper dan policy recommendation sebagai masukan kebijakan publik berbasis kajian akademik.
“Termasuk menyusun semacam policy paper, policy recommendation, rekomendasi terkait dengan kebijakan-kebijakan yang bisa ditujukan bagi pemerintah, di pusat maupun di daerah,” katanya.
AHY juga menekankan pentingnya pelibatan generasi muda dalam pembahasan isu-isu strategis, baik nasional maupun internasional, melalui forum tersebut.












