Menurutnya, pengawasan publik justru menjadi indikator meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap institusi Polri.
“Penggunaan medsos oleh Kapolres itu juga membuka ruang partisipasi publik untuk terus mengawasi kinerja kepolisian. Nah, ketika partisipasi publik untuk mengawasi kinerja kepolisian terjadi itu berarti kecintaan masyarakat terhadap Polri juga mulai meningkat,” katanya.
Fathoni menambahkan, berbagai perkara yang menjadi perhatian publik selama ini telah dijawab oleh jajaran kepolisian melalui langkah-langkah penegakan hukum yang tegas.
Menariknya, proses tersebut tidak hanya dilakukan di lapangan, tetapi juga dikomunikasikan kepada masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.
“Perkara-perkara yang menjadi atensi publik telah menjadi energi bagi jajaran polisi untuk menjawab rasa keadilan publik dengan penindakan hukum yang progresif, dan disampaikan ke masyarakat melalui konten yang humanis,” ujarnya.












