Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan bahwa tradisi ziarah makam leluhur bukan hanya agenda seremonial, melainkan momentum refleksi untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat semangat membangun daerah.
Menurutnya, memasuki usia ke-425 tahun, Kabupaten Tegal telah melewati berbagai dinamika dan tantangan. Salah satunya adalah berbagai bencana alam yang terjadi tahun 2025 di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, mulai dari banjir, tanah bergerak, hingga cuaca ekstrem yang sempat berdampak pada masyarakat.
“Melalui momentum Hari Jadi ke-425 ini, kami berharap Kabupaten Tegal senantiasa diberikan keselamatan, dijauhkan dari berbagai musibah dan bencana, serta masyarakatnya diberikan kesehatan dan kesejahteraan,” ujar Ischak.












