Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsHeadline

Pemkab Lumajang Perpendek Jalur Distribusi Elpiji 3 Kg Guna Cegah Penimbunan

×

Pemkab Lumajang Perpendek Jalur Distribusi Elpiji 3 Kg Guna Cegah Penimbunan

Sebarkan artikel ini
Bupati Lumajang Indah Amperawati
Bupati Lumajang Indah Amperawati

LUMAJANG, CAKRAWALANEWS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, mengambil langkah tegas untuk memperpendek jalur distribusi elpiji bersubsidi 3 kilogram dengan melakukan penataan sistem guna mencegah terjadinya penimbunan di tingkat pengecer agar penyalurannya langsung dan tepat sasaran.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 500.10/1/427.14/2026 sebagai langkah untuk memastikan distribusi energi berjalan lebih tertib dan terkontrol, demikian disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam keterangannya pada hari Kamis, 9 April 2026.

Menurut Indah Amperawati, penguatan distribusi itu bertujuan agar subsidi energi benar-benar diterima masyarakat tanpa hambatan, sehingga distribusi elpiji harus langsung menyentuh masyarakat dan tidak melalui rantai yang terlalu panjang.

Dalam kebijakan tersebut, pihak pangkalan diwajibkan menyalurkan minimal 90 persen elpiji 3 kg langsung kepada masyarakat, sementara maksimal 10 persen diperbolehkan untuk disalurkan melalui pengecer.

Langkah itu diambil untuk menutup celah penyimpangan yang berpotensi terjadi dalam rantai distribusi, karena dengan distribusi yang lebih pendek, pemerintah ingin memastikan elpiji selalu tersedia dan mudah diakses masyarakat, tutur Indah Amperawati.

Selama ini, rantai distribusi yang panjang dinilai berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan teknis dan sosial, seperti munculnya kelangkaan semu, praktik penimbunan, hingga kenaikan harga yang tidak terkendali di tingkat pengecer.

Dengan penataan tersebut, pemerintah berharap elpiji bersubsidi dapat segera sampai ke masyarakat sebagai pengguna akhir, ucap bupati.

Indah Amperawati mengatakan bahwa kebijakan itu juga memperkuat peran pangkalan sebagai titik distribusi utama yang lebih mudah diawasi, apalagi dari sisi harga, distribusi langsung dinilai mampu menekan potensi kenaikan harga di luar ketentuan yang berlaku.

Hal itu bagian dari upaya perlindungan masyarakat agar elpiji tetap tersedia dan terjangkau, sehingga pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji 3 kg langsung di pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai ketentuan, tuturnya.

Masyarakat dapat mengakses informasi lokasi pangkalan melalui laman resmi https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg, sementara pengawasan pelaksanaan kebijakan itu nantinya akan melibatkan pemerintah desa, kecamatan, serta partisipasi aktif dari masyarakat.

Sinergi semua pihak sangat penting agar distribusi elpiji berjalan adil dan transparan, sehingga melalui langkah itu Pemkab Lumajang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan distribusi energi yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkeadilan bagi masyarakat, katanya.(wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *