Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsCakrawala PendidikanHeadline

Dindik Jatim Apresiasi Kesiapan TKA SMP Kota Madiun Berkat Fasilitas Laptop Gratis

×

Dindik Jatim Apresiasi Kesiapan TKA SMP Kota Madiun Berkat Fasilitas Laptop Gratis

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung P
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung P

Madiun, Cakrawalanews.co – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Madiun. Hal ini dikarenakan pelaksanaan ujian tersebut telah ditunjang dengan sarana laptop dari pemerintah daerah setempat secara merata.

Kepala Dindik Jawa Timur Aries Agung Paewai menilai bahwa kesiapan sarana dan pelaksanaan TKA di Kota Madiun tergolong sangat baik jika dibandingkan dengan daerah lain di provinsi tersebut.

“Di Madiun, setiap siswa sudah memiliki perangkat masing-masing, baik laptop maupun Chromebook, sehingga pelaksanaan berjalan lebih mudah dan tanpa kendala teknis,” ujar Aries Agung Paewai saat meninjau pelaksanaan TKA tingkat SMP di SMP Negeri 1 Kota Madiun pada hari Rabu, 8 April 2026.

Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa peninjauan tersebut merupakan bagian dari arahan kementerian terkait agar seluruh daerah memantau langsung jalannya pelaksanaan TKA. Salah satu keunggulan utama yang ditemukan di lapangan adalah ketersediaan perangkat ujian yang memadai bagi seluruh peserta.

Ia menyoroti berbagai upaya yang telah dilakukan sekolah di Kota Madiun, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi yang dinilai sangat matang. Hal tersebut didukung oleh fakta bahwa setiap siswa Kelas IX SMP sebagai peserta TKA telah memiliki laptop maupun Chromebook yang difasilitasi oleh Pemkot Madiun melalui program laptop gratis.

Kondisi di Kota Madiun ini terlihat berbeda dengan sejumlah daerah lain, seperti Surabaya dan Sidoarjo, yang dilaporkan masih mengandalkan perangkat milik sekolah. Akibat keterbatasan perangkat di daerah lain, siswa harus mengikuti ujian secara bergantian dalam beberapa sesi yang berpotensi mempengaruhi efektivitas serta kesiapan peserta.

“Beberapa daerah karena menggunakan laptop atau PC (Personal Computer) milik sekolah, maka tentu mereka harus beradaptasi. Ini tentu menjadi plus dan minus. Bagi saya di Kota Madiun tentu menjadi sesuatu yang sangat luar biasa karena bisa berjalan dengan baik dan efektif,” kata Aries Agung Paewai.

Ia menegaskan bahwa TKA bukan sekadar penilaian hasil akhir, melainkan cerminan dari proses belajar siswa selama tiga tahun. Nantinya, hasil TKA akan menjadi salah satu indikator penting bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, baik SMA maupun SMK.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati menyampaikan rasa bangganya atas apresiasi yang diberikan oleh Dindik Provinsi Jatim. Ia menegaskan bahwa kesiapan fasilitas di Kota Madiun memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi psikologis siswa saat menghadapi ujian.

“Karena setiap anak sudah memegang perangkat sendiri, mereka lebih siap dan tidak terbebani dengan sistem bergantian seperti di daerah lain,” kata Lismawati.

Lismawati memastikan bahwa pada hari pertama pelaksanaan TKA, tidak ditemukan adanya laporan kendala yang berarti. Keberhasilan ini merupakan hasil dari persiapan intensif yang telah dilakukan oleh jajaran terkait sejak beberapa hari sebelumnya.

Pelaksanaan tes kemampuan akademik tingkat SMP di Kota Madiun sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada hari Rabu dan Kamis, 8-9 April 2026. Tercatat sebanyak 3.044 siswa Kelas IX SMP mengikuti agenda ujian tersebut.

Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai turut didampingi oleh pejabat dari Cabdindik Madiun-Ngawi serta jajaran Dinas Pendidikan Kota Madiun.(wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *