Berdasarkan peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan dampak gempa bumi menimbulkan guncangan pada I-II skala intensitas gempa bumi (SIG) BMKG atau II – III MMI di wilayah Kecamatan Puger dan kawasan Tegalboto, Kabupaten Jember.
Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi tersebut termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.
“Belum ada laporan lebih lanjut mengenai dampak gempa bumi dan jika ditinjau dari lokasi pusat gempanya maka gempa bumi itu diakibatkan oleh aktivitas subduksi,” pungkasnya.(ant)












