Cakrawalanews.co-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, menyediakan layanan angkutan mudik gratis bagi warga asal Bangkalan yang merantau di luar Madura dan hendak pulang ke kampung halaman pada Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan, Moh Faisol Hasan, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk meringankan beban warga di perantauan yang ingin berkumpul bersama keluarga.
“Kami mempersiapkan sebanyak enam armada bus untuk angkutan mudik gratis tersebut,” ujar Faisol saat meninjau kesiapan program di Bangkalan pada Senin, 9 Maret 2026. Ia memaparkan bahwa armada mudik gratis ini dijadwalkan beroperasi pada 17 hingga 18 Maret 2026 dengan rute keberangkatan dari Terminal Bungurasih Surabaya menuju Terminal Bangkalan. Selain rute utama tersebut, pihak Dishub juga menyiapkan kendaraan tambahan untuk memastikan para pemudik sampai ke tujuan akhir mereka.
“Kami juga mempersiapkan armada untuk mengantarkan pemudik ini hingga ke kantor kecamatan masing-masing pemudik,” tambahnya.
Saat ini, pihak Dishub tengah melakukan pengecekan fisik kendaraan secara menyeluruh, mencakup komponen penting seperti ban, mesin, lampu, klakson, hingga sistem pengereman. “Ini kami lakukan untuk memastikan semua armada yang akan dioperasikan dalam kondisi baik,” tegas Faisol.
Selain kesiapan armada, Dishub Bangkalan juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat untuk melaksanakan tes urine bagi seluruh sopir yang bertugas dalam program ini guna meminimalisasi risiko kecelakaan di jalan.
“Langkah ini juga bertujuan meminimalisasi risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan mudik. Ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memastikan keselamatan para pemudik yang akan pulang ke Bangkalan,” jelasnya lagi.
Untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan, bus yang disediakan juga dilengkapi dengan fasilitas hiburan berupa karaoke.
Faisol mencatat bahwa antusiasme masyarakat cukup baik, di mana hingga Senin, 9 Maret 2026, tercatat sudah ada sekitar 30 orang yang mendaftar. Program ini diharapkan menjadi solusi mudik yang aman, nyaman, dan tanpa biaya bagi masyarakat Bangkalan.( wa/az)












