Apalagi, kata Risma, sampah plastik merupakan sampah yang tidak mudah terurai dan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk mengurai sampah plastik itu.
Menurutnya, semakin lama semakin banyak sampah plastik. Bahkan, ia sempat menemukan saluran di Dharmawangsa tertutup sampah plastik seperti botol-botol air mineral saat hujan deras sehingga menggenangi kawasan itu.
“Sebenarnya saya sangat mudah untuk membersihkannya, tapi itu kan menimbulkan genangan. Saya juga heran kenapa harus buang sampah di saluran, kenapa tidak mau sebentar saja membuang sampah itu di tempatnya,” tukasnya.
Oleh karena itu, Risma meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama mengurangi sampah plastik ini.












