Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsHeadline

Pemkab Situbondo Dirikan Dapur Umum untuk Ribuan Warga Terdampak Banjir Bandang

×

Pemkab Situbondo Dirikan Dapur Umum untuk Ribuan Warga Terdampak Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini
Dapur umum
Dapur umum

Cakrawalanews.co -Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, bergerak cepat dengan mendirikan dapur umum pasca-banjir bandang yang menerjang ribuan rumah warga dan fasilitas umum pada Minggu.

Bencana ini bermula pada Sabtu (7/3) malam saat air sungai meluap di enam kecamatan, meliputi Banyuglugur, Besuki, Jatibanteng, Mlandingan, Bungatan, hingga Kendit. Sejumlah desa di wilayah tersebut terdampak cukup parah, seperti Desa Kalianget, Besuki, Kalimas, Bloro, Pesisir, Selomukti, Sumberpinang, Klatakan, dan beberapa desa lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Viskanto Adi Prabowo, menjelaskan bahwa langkah darurat ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga yang kehilangan akses memasak.

“Dapur umum kami dirikan di Kantor Kecamatan Besuki, menyediakan makanan siap santap bagi ribuan warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Besuki dan di Kecamatan Banyuglugur,” ujar Viskanto di Situbondo, Minggu. Setiap harinya, Dinas Sosial memasak sebanyak 2.000 sampai 3.000 nasi bungkus yang langsung didistribusikan kepada warga di dua kecamatan terdampak paling signifikan tersebut.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa nasi siap santap merupakan bantuan yang paling mendesak karena mayoritas perabotan warga, termasuk kompor dan alat memasak, telah rusak terendam air bercampur lumpur. Viskanto menyampaikan bahwa meski ada bantuan beras dan makanan siap saji lainnya, warga saat ini sangat bergantung pada makanan yang sudah jadi.

“Memang ada bantuan beras dan makanan siap saji, tapi yang dibutuhkan warga saat ini adalah makanan jadi, atau nasi bungkus,” katanya.

Guna memperluas jangkauan bantuan, Dinas Sosial berencana menambah satu lagi titik dapur umum di Kantor Kecamatan Banyuglugur untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan pasokan makanan secara merata. Sementara itu, BPBD setempat hingga saat ini masih terus melakukan asesmen mendalam terhadap tingkat kerusakan rumah warga maupun fasilitas umum yang terdampak luapan sungai di berbagai titik lokasi.( wa/az)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *