Cakrawalanews.co-Wali Kota Eri Cahyadi meminta kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk memprioritaskan penyaluran zakat kepada warga miskin yang ada di kota setempat. Langkah ini diambil menyusul adanya temuan mengenai potensi zakat yang dihimpun dari warga Surabaya, namun justru disalurkan ke luar daerah. Dalam keterangannya di Surabaya pada Senin, Eri Cahyadi menyayangkan praktik tersebut mengingat masih banyak warga di lingkungan sekitar yang membutuhkan bantuan. “Kalau mengumpulkan uang (di Surabaya), tapi mengeluarkan zakat kadang ke luar dari Kota Surabaya. Padahal tetangga sendiri itu masih ada yang tidak punya,” ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Wali Kota menegaskan pihaknya akan menindak tegas setiap Lembaga Amil Zakat yang terbukti tidak transparan dalam pelaporan atau tidak memprioritaskan warga lokal sebagai penerima manfaat. Eri mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk memperkuat pengawasan administrasi serta laporan penyaluran zakat secara menyeluruh. Hal ini dilakukan demi memastikan keadilan bagi warga Surabaya yang kurang mampu. “Karena saya bilang janganlah mengambil zakatnya orang Surabaya yang (kemudian) dikeluarkan untuk (warga) luar Kota Surabaya. Karena di Surabaya masih banyak yang tidak mampu,” tuturnya.
Lebih lanjut, Eri menjelaskan bahwa setiap LAZ memiliki kewajiban konstitusional untuk melaporkan secara rinci data penerima manfaat dari dana yang telah dihimpun. Jika terdapat lembaga yang membandel dan tidak mematuhi aturan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya tidak segan untuk memberikan sanksi administratif hingga tindakan penutupan lembaga sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Maka saya tertibkan, saya kencangkan lagi. Saya tanya sama Kemenag, kalau misal dia tidak mau, bagaimana aturannya. Aturannya dia tidak mau bisa ditutup, kalau dia tidak menjalankan,” tegasnya.
Selain menekankan pada aspek tata kelola zakat, Wali Kota Eri Cahyadi juga mengingatkan pentingnya solidaritas sosial guna mencegah terjadinya kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta warga yang memiliki kemampuan finansial lebih untuk meningkatkan kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Menurutnya, momentum penyaluran zakat tahun ini menunjukkan tren positif yang patut diapresiasi. “Kenapa saya bilang begini di hari ini, karena ini sebenarnya bagian dari menyalurkan sebagian rezeki. Dan hari ini itu malah luar biasa, lebih besar dari tahun kemarin,” pungkasnya. ( wa/at)












