Cakrawalanews.co- Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi membangun sarana prasarana baru di SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara, Kabupaten Banyuwangi, pada Senin, 2 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pemerataan mutu pendidikan sekaligus upaya peningkatan keselamatan bangunan sekolah. Gubernur Jawa Timur,
Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa sekolah ini memiliki peran strategis dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, dan jiwa pengabdian yang tinggi.
Dalam keterangannya di Banyuwangi pada Senin tersebut, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya peran siswa taruna bagi bangsa. “Siswa taruna harus siap menjadi juru bicara keindonesiaan, bangga menjadi bagian dari Bangsa Indonesia dan mampu membawa nilai-nilai keindonesiaan ke kancah internasional,” tegasnya. Beliau menilai bahwa lingkungan pendidikan ketarunaan di SMAN 2 Taruna Bhayangkara merupakan ruang pembentukan kepemimpinan yang lahir dari keteladanan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.
Pembangunan fisik ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk membentuk generasi emas Indonesia tahun 2045. Khofifah meyakini bahwa kepemimpinan memiliki siklus yang terus bergerak, sehingga para siswa saat inilah yang nantinya akan mengisi pos strategis nasional. “Di saat seluruh dunia terjadi sirkulasi elite, maka siswa taruna inilah yang kelak akan mengisi pos-pos strategis bangsa. Hari ini mereka adalah pelajar, namun saat Indonesia menyongsong Generasi Emas 2045, merekalah pemimpin emas yang akan memimpin etalase kepemimpinan negeri ini,” tuturnya.
Selain aspek fasilitas, Gubernur juga menitipkan pesan kepada para pendidik agar menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan karakter. Beliau menyatakan, “Sekolah bukan hanya tempat mengejar capaian akademik, tetapi juga pusat pendidikan karakter, oleh karena itu saya menitipkan kepada para guru dan tenaga kependidikan agar mendidik siswa taruna taruni dengan keseimbangan antara prestasi akademik dan pembentukan karakter.”
Khofifah berharap seluruh fasilitas baru ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga bersama demi masa depan Jawa Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menambahkan bahwa SMAN 2 Taruna Bhayangkara merupakan sekolah boarding yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pembinaan kedisiplinan dan nilai kebhayangkaraan melalui kerja sama dengan institusi kepolisian.
“Penguatan fasilitas pendidikan ini bertujuan meningkatkan kualitas, kenyamanan dan keamanan lingkungan satuan pendidikan sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan menengah dan pendidikan khusus di Jawa Timur,” jelas Aries. ( wa/ar)












