Scrol ke Bawah
Example 300x600
Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsHeadline

Pemkab Sumenep Fasilitasi Mudik Gratis 2026 bagi Perantau Jakarta untuk Ringankan Beban Ekonomi

×

Pemkab Sumenep Fasilitasi Mudik Gratis 2026 bagi Perantau Jakarta untuk Ringankan Beban Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Mudik gratis
Mudik gratis

Cakrawalanews.co-Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga perantau dengan menyelenggarakan program mudik gratis pada momen Idul Fitri 1447 Hijriah.

Program ini secara khusus menyasar warga asal Sumenep yang menetap di Jakarta agar dapat merayakan hari raya di kampung halaman tanpa terkendala biaya transportasi.

Konten Sponsor

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah. “Program mudik gratis ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah bagi warga Sumenep yang merantau dan ingin pulang ke kampung halamannya saat Lebaran,” ujar Bupati di Sumenep, Selasa, 24 Februari 2026.

Menarik Dibaca:  Baznas Trenggalek Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Sebesar Rp45 Ribu

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, keberangkatan armada mudik dari Jakarta menuju Sumenep akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Maret 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Titik kumpul pemberangkatan berlokasi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, dengan tujuan akhir di Pendopo Keraton Sumenep.

Masyarakat yang berminat mengikuti program ini diimbau untuk segera mendaftarkan diri melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep dengan melampirkan kartu identitas yang sah. Bupati menekankan bahwa pendaftaran sudah bisa dilakukan secara mandiri melalui kanal digital yang disediakan. “Silakan mendaftar mulai saat ini secara daring ke Dishub Pemkab Sumenep. Program ini gratis, tidak dipungut biaya sepeserpun,” tuturnya.

Menarik Dibaca:  Cegah KLB, Pemkab Ponorogo Wajibkan Dapur Program Makan Bergizi Kantongi Sertifikat Higiene

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa faktor ekonomi seringkali menjadi penghalang utama bagi para perantau untuk pulang ke rumah. “Karena terkadang ada perantau yang ingin pulang, akan tetapi karena terkendala biaya, mereka harus gagal berkumpul dengan sanak famili dan keluarganya saat Lebaran.

Karena itu, program mudik gratis bagi perantauan ini kami gelar,” jelasnya. Tingginya harga tiket transportasi umum menjelang Lebaran juga menjadi pertimbangan utama mengapa intervensi pemerintah sangat diperlukan. “Dengan adanya program mudik gratis ini, warga perantauan dapat pulang ke Sumenep tanpa harus memikirkan biaya. Kami ingin memastikan masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga tanpa terbebani ongkos perjalanan,” tambah Fauzi.

Menarik Dibaca:  Gubernur Khofifah dan Bupati Probolinggo Bersinergi Percepat Pemulihan Pascabanjir

Terkait kapasitas pengangkutan, Pemkab Sumenep bersifat fleksibel dalam menyediakan armada. Bupati mengungkapkan bahwa jumlah bus yang dikerahkan akan mengikuti antusiasme dan jumlah pendaftar yang masuk.

“Kalau pada Lebaran tahun lalu, kami mengoperasikan sebanyak enam armada bus. Bisa saja tahun ini lebih dari enam bus, karena jumlah armada yang akan kami operasikan menyesuaikan dengan jumlah pendaftar,” pungkasnya.( ar/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300x600