Ada sekitar 40 lokasi sentra kuliner di Kota Pahlawan yang sepi pengunjung. Sepinya lokasi sentra kuliner yang menampung para pedagang kaki lima (PKL) ini, kata dia, tidak lain karena kurangnya perhitungan proses penataan PKL dalam menarik minat pembeli, seperti halnya dalam penempatan lokasi pembangunan gedung.
Ia mencontohkan sentra kuliner kawasan religi Sunan Ampel yang nampak amburadul dan hampir tidak ada sarana penunjang untuk kebutuhan pedagang, seperti tempat bak sampah, wastafel dan juga toilet.
“Kondisi ini memicu sepinya minat pengunjung untuk membeli makanan dan minuman,” katanya.












