Cakrawala JatimCakrawala NewsHeadline

Perkuat Hubungan Bilateral, Khofifah Jajaki Kerja Sama Sister Province Jawa Timur dengan Samarkand

×

Perkuat Hubungan Bilateral, Khofifah Jajaki Kerja Sama Sister Province Jawa Timur dengan Samarkand

Sebarkan artikel ini
Khofifah dan Duta besar Uzbekistan
Khofifah dan Duta besar Uzbekistan

Cakrawalanews.co-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tengah menjajaki kerja sama formal sister province antara Provinsi Jawa Timur dengan Kota Samarkand, Uzbekistan. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat sinergi di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pendidikan, hingga kebudayaan dan jejaring antarmasyarakat. Dalam pertemuan dengan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia dan ASEAN, Oybek Eshonov, di Surabaya pada Sabtu (14/2), Khofifah menyambut baik harapan pihak Uzbekistan untuk meresmikan hubungan kerja sama ini melalui penandatanganan kesepakatan resmi.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sedang menuntaskan proses administrasi dan perizinan sesuai prosedur yang berlaku melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Setelah seluruh tahapan administratif selesai, penandatanganan protokol kerja sama direncanakan berlangsung saat kunjungan Gubernur Samarkand ke Jawa Timur pada 4–7 April mendatang, sebelum nantinya diajukan untuk mendapatkan persetujuan dari DPRD Jawa Timur.

Selain fokus pada penguatan ekonomi, Khofifah menggarisbawahi bahwa hubungan antara Jawa Timur dan Samarkand memiliki landasan historis dan spiritual yang sangat kuat. Hal ini tercermin dari banyaknya kunjungan religi santri dan pengasuh pondok pesantren di Jatim ke makam Imam Bukhari di Samarkand untuk mendalami studi hadis. Lebih jauh lagi, keterikatan sejarah ini juga dilandasi oleh sosok Syekh Maulana Malik Ibrahim, salah satu anggota Wali Songo, yang diyakini berasal dari wilayah Asia Tengah termasuk Samarkand, sehingga kerja sama ini juga menjadi upaya membangun kekuatan spiritualitas dari perspektif budaya.

Di sektor ekonomi, kerja sama kedua wilayah menunjukkan potensi yang sangat menjanjikan dengan tren perdagangan yang terus meningkat. Pada periode Januari–Oktober 2025, nilai ekspor nonmigas Jawa Timur ke Uzbekistan telah mencapai 9,36 juta dolar AS, dengan komoditas unggulan berupa minyak nabati, makanan olahan, serta produk kertas. Sebaliknya, Jawa Timur juga mengimpor komoditas penting berupa pupuk senilai 43,06 juta dolar AS dari Uzbekistan guna mendukung ketahanan pangan di sektor pertanian. Duta Besar Oybek Eshonov menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Pemprov Jatim dan berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.( an/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *