Cakrawala SurabayaHeadline

Sinergi Surabaya dan Koso Nippon Jepang Pacu UMKM Go International

×

Sinergi Surabaya dan Koso Nippon Jepang Pacu UMKM Go International

Sebarkan artikel ini
Sinergi Surabaya dan Koso Nippon Jepang Pacu UMKM
Sinergi Surabaya dan Koso Nippon Jepang Pacu UMKM

Cakrawalanews.co -Pemerintah Kota Surabaya memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor ekonomi lokal dengan menggandeng Koso Nippon, lembaga independen asal Jepang, untuk melakukan evaluasi dan pendampingan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Langkah strategis ini bertujuan agar para pelaku usaha di Kota Pahlawan dapat “naik kelas” melalui reformasi kebijakan dan tata kelola yang lebih efektif.

Kepala Bappeda Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menjelaskan bahwa Koso Nippon memiliki spesialisasi dalam reformasi kebijakan publik dan evaluasi program berbasis partisipasi masyarakat. Kerja sama internasional ini menjadi bukti nyata upaya Pemkot Surabaya dalam meningkatkan kapasitas UMKM serta memperkuat daya saing sumber daya manusia di tengah status Surabaya sebagai kota perdagangan dan jasa.

Pendekatan evaluasi kali ini tergolong unik karena melibatkan warga secara langsung sebagai penilai. Praktik ini diharapkan dapat memberikan masukan yang lebih jujur dan objektif dalam perencanaan pembangunan. Irvan menegaskan bahwa diskusi bersama mitra Jepang ini menjadi momentum penting untuk membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan kualitas produk, hingga memicu kolaborasi investasi di masa depan. Hasil dari tinjauan ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam perencanaan daerah agar setiap program pendampingan menjadi lebih terukur dan berdampak luas bagi masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinkopumdag Kota Surabaya, Tatik Lely Juwita, menekankan bahwa kunci keberhasilan program terletak pada relevansi dan ketepatan sasaran. Fokus utama pendampingan mencakup empat aspek krusial, yakni legalitas usaha, penguatan kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia, serta strategi pemasaran.

Sebagai catatan keberhasilan, sepanjang tahun 2025 Pemkot Surabaya telah memberikan fasilitas gratis kepada 4.409 UMKM untuk memperoleh sertifikat halal dan 1.141 UMKM untuk sertifikat merek. Dukungan ini tidak berhenti pada legalitas saja, tetapi berlanjut pada inovasi produk dan perluasan kanal distribusi. Pemkot Surabaya terus mengoptimalkan platform seperti e-PEKEN, Surabaya Griya Galeri (SKG), hingga kemitraan dengan jaringan hotel, restoran, serta BUMN/BUMD.

Memasuki tahun 2026, Pemkot Surabaya telah menetapkan target ambisius. Sebanyak 500 UMKM akan difasilitasi legalitas usahanya, 136 UMKM mendapatkan akses kemitraan baru, serta lebih dari 5.200 UMKM akan menerima pelatihan peningkatan kapasitas pemasaran guna memastikan pertumbuhan ekonomi Surabaya yang inklusif dan berkelanjutan.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *