Scrol ke Bawah
Example 120x600
Example 120x600
Cakrawala NewsCakrawala PolitikHeadlineNasioanal

DPR Ingatkan Jemaah Tidak Tergiur Visa Non-Resmi demi Keselamatan di Tanah Suci

×

DPR Ingatkan Jemaah Tidak Tergiur Visa Non-Resmi demi Keselamatan di Tanah Suci

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq
Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq

Cakrawalanews.co, Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, mengingatkan masyarakat agar waspada dan tidak tergiur oleh tawaran keberangkatan haji menggunakan visa non-resmi atau ilegal.

Peringatan tegas ini muncul seiring dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang memperketat pengamanan hingga delapan lapis pada penyelenggaraan haji tahun 2026.

Konten Sponsor

Maman menekankan bahwa jalur ilegal tidak memberikan jaminan keamanan dan justru berpotensi menimbulkan kemudaratan.

Menurut politikus PKB tersebut, penggunaan visa ilegal membawa risiko hukum yang serius serta mengancam keselamatan jiwa. Jemaah yang menempuh jalur tidak resmi dipastikan tidak akan mendapatkan akses pelayanan kesehatan, perlindungan, maupun fasilitas akomodasi resmi di Arab Saudi.

Menarik Dibaca:  Perkuat Ketahanan Keluarga, Kemenko PMK dan BKKBN Sinkronisasi Kebijakan Strategis

Dengan pemeriksaan dokumen yang sangat ketat di Madinah dan Makkah, jemaah tanpa visa resmi hampir mustahil dapat memasuki wilayah puncak haji. Selain ancaman deportasi, jemaah ilegal juga membayangi diri mereka dengan denda ratusan juta rupiah hingga sanksi penjara dari otoritas setempat.

Kekhawatiran Maman didasari pada sulitnya memberikan pertolongan medis bagi jemaah yang tidak terdata. Tragedi jemaah yang meninggal di gurun pada tahun sebelumnya harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar tetap mengikuti aturan yang berlaku. Keamanan dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar dalam pelaksanaan ibadah di tanah suci.

Menarik Dibaca:  Pemkab Jember Evaluasi Kelayakan dan Perizinan Dapur Makan Bergizi Gratis Pasca Banjir

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah melakukan persiapan maksimal untuk melayani jemaah. Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI, Hariqo Wibawa Satria, menjelaskan bahwa Kemenhaj kini fokus merekrut petugas haji yang memiliki integritas tinggi dan ketahanan fisik prima. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede yang berlangsung dengan disiplin tinggi.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelatihan petugas kali ini dilakukan secara semimiliter dengan durasi 17 jam setiap harinya. Hariqo mengibaratkan dedikasi petugas haji seperti atlet profesional yang berlatih keras demi performa maksimal.

Menarik Dibaca:  Kemenpora dan LPDP Buka Beasiswa Pascasarjana bagi Atlet dan Tenaga Olahraga

Meski tidak berada di arena olahraga, para petugas dituntut menunjukkan komitmen penuh dalam melayani jemaah dengan sepenuh hati demi memastikan kelancaran ibadah haji tahun 2026.( wa/al)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300x600