Dijelaskan pula Purnama Seruling Penataran edisi kali ini dengan tema Kidung Wuyung Sang Apanji. Dalam cerita itu, tergambarkan kerinduan Panji Asmorobangun dan Dewi Candrakirana. Pada kegiatan PSP ini juga akan menampilkan Dadak Merak Joko Suro dari Blitar, Rampak Cilempung dan Karinding dari Sunda, Christian Mejia dari Kostarika, Mallena Matos dari Argentina, Spesial perform Dewan Kesenian Kabupaten Blitar, dan 1.000 barong yang akan menampilkan barong-barong Nusantara seperti dari Ponorogo, Tulungagung, Banyuwangi, hingga Kalimantan Selatan.
Lebih lanjut disampaikannya, Purnama Seruling Penataran adalah salah satu event internasional yang menjadi kebanggaan masyarakat Blitar. Selain karena ditampilkan langsung di pelataran Candi Palah Penataran yang notabene dibangun pada tiga jaman kerajaan Nusantara, yaitu Kediri, Singosari, dan Majapahit, event ini juga dapat menghidupkan kembali suasana kerajaan-kerajaan di jaman keemasan Nusantara. Harapannya, para penikmat PSP seakan kembali kedalam sejarah kebesaran nusantara. Selain itu, semangat PSP untuk mengolaborasikan kesenian dari seluruh belahan dunia di Blitar. Ini wujud penggambaran dari panggung persaudaraan dan perdamaian dunia.(Humas)











